Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2018

8 Hal yang Jangan Dilakukan Saat Menginap di Hotel

Ngerumpi-Ah! - Karena merasa sudah membayar, banyak tamu hotel yang menganggap bebas melakukan apa pun di kamar. Padahal, ada aturan yang wajib diketahui agar kita tak dikenakan denda.

1. Memecahkan sesuatu dan tak memberi tahu

 Kadang kita tak sengaja menyentuh barang yang ada di kamar hotel dan memecahkannya. Misalnya, gelas, piring, atau benda pecah belah lainnya. Jika melakukannya, segeralah melapor pada staf hotel. Sebab, staf hotel atau tamu berikutnya akan mendapatkan masalah kalau kita memilih merahasiakannya. Matthew, founder thetravelblogs.com, mengatakan seorang tamu hotel pernah menginjak pecahan gelas. "Pecahan gelas sulit untuk terlihat. Jadi, meskipun kamar hotel telah dibersihkan, bisa saja ada yang terlewatkan," kata Matthew.

2. Memasak tanpa peralatan yang tepat 

Seringkali kita ingin menghemat pengeluaran saat tengah bepergian. Ryazan Tristram, fotografer dan travel blogger untuk everythingzany.com mengatakan, beberapa tamu kemudian membawa peralatan masak portable dan memasak di hotel. Hati-hati, ini bisa menimbulkan masalah jika hotel yang disinggahi tak memiliki area dapur. "Peralatan masak itu bisa memicu sistem alarm kebakaran atau bahkan memicu kebakaran itu sendiri. Jadi, konsumsilah makanan yang tak perlu dimasak saat kita menginap di hotel," ujarnya.

3. Meninggalkan barang berharga 

Meski tampak aman, namun bahaya meninggalkan perhiasan di kamar hotel tetap ada. Ada saja pihak-pihak yang jahil dan ingin mengambil perhiasan tersebut saat kita tak ada di kamar hotel. Apalagi jika kita meninggalkannya tergeletak di tempat terbuka. Kecuali, jika hotel yang disinggahi menawarkan keamanan khusus, seperti penggantian jika ada barang hilang.

4. Mandi dengan pintu terbuka 

Tak ada yang melarang mandi dengan air panas di hotel. Namun, hati-hati untuk tidak membiarkan pintu kamar mandi terbuka. "Air panas hotel bisa memicu sistem alarm kebakaran di hotel jika kita membiarkan pintu kamar mandi terbuka," kata Tristram.

5. Merokok di kamar bebas rokok 

Beberapa orang tak tahan untuk tidak merokok meski kamar yang disinggahi adalah kamar bebas rokok. Bryony Summer, owner dan editor coastingaustralia.com menyebutkan, beberapa masalah bisa terjadi jika hal itu tetap dilakukan. Misalnya dengan menutup alarm rokok dan merokok di tempat tidur. Hal ini bisa membahayakan keamanan mereka dan tamu-tamu lainnya.

6. Menggunakan bantal sofa 

Jika kamu menemukan bantal sofa atau bantal yang berukuran kecil di kamar hotel (seperti di sofa atau atas tempat tidur), janganlah langsung memakainya. Apalagi jika bantal tersebut tidak dilapisi kembali dengan sarung bantal yang bisa diganti. Sebab, bantal tersebut biasanya tak dibersihkan dengan sempurna. "Petugas hotel baru menggantinya jika bantal tersebut berubah warna atau mengeluarkan bau yang mengganggu. Dalam kata lain, kamu bisa saja menggunakan bantal bekas wajah, bokong, atau bagian tubuh orang lain," kata traveler dan co-onwner traveloffpath.com, Kashlee Kucheran.

7. Mengirim informasi sensitif dengan Wifi hotel 

Jangan pernah mengirimkan informasi atau hal penting lainnya menggunakan WiFi hotel, kecuali dengan enkripsi. "Hal itu akan membuat pesan kita mudah dibajak," kata Vice President ExpressVPN, Harold Li.

8. Membawa binatang peliharaan 

Beberapa tamu hotel tergoda membawa binatang peliharaan saat mereka menginap di hotel. Jangan pernah lakukan itu tanpa sepengetahuan petugas hotel. Sebab, binatang akan meninggalkan jejak, dari bulu hingga bau. Hal itu akan mengakibatkan biaya pembersohkan kamarmu meroket jika melakukannya.

Jumat, 28 Oktober 2011

Fakta-Fakta Mengejutkan Steve Jobs

Ngerumpi-Ah! - Pendiri dan mantan CEO Apple ini meninggal karena kanker pankreas yang ia derita. Meski begitu, sedikit demi sedikit, fakta mengejutkan mengenai pria ini mulai terkuak.

Penulis biografi Jobs, Walter Isaacson, mengungkap hal-hal mengejutkan yang sebelumnya tak diketahui khalayak umum. Dalam ‘Steve Jobs,’ Isaacson menuangkan segala informasi yang ia peroleh.

Pria ini pula menjadi satu-satunya orang yang pernah melakukan wawancara sebanyak 40 kali lebih pada Jobs. Rahasia apa saja yang dimaksud? Simak berikut.

Bagaimana Apple mendapat namanya
‘Executek,’ ‘Matrix,’ ‘Personal Computers Inc,’ menjadi beberapa nama yang menjadi pertimbangan Jobs dan co-founder Apple Steve Wozniak. Jobs mengajukan ‘Apple’ setelah ia kembali dari kunjungannya ke All One Farm tempat ia memelihara pohon apel.

“Saya sedang menjalani salah satu diet buah. Saya baru saja kembali dari ladang apel. Apel terdengar menarik, penuh semangat, dan tak mengintimidasi. Nama ini mengambil ujung kata computer,” kata Jobs pada Isaacson.

Bill Clinton meminta nasihat Jobs atas skandal Monica LewinskyMenurut Isaacson, selama pembicaraan larut malam via telepon, Presiden Bill Clinton bertanya pada Jobs mengenai cara ia menghadapi skandal Monica Lewinsky. “Saya tak tahu jika Anda benar melakukannya, jika benar, katakan pada Negara ini,” kata Jobs pada Clinton. Saat itu, presiden terdiam di ujung telepon, kata Isaacson.

Mengapa Jobs mengenakan turtleneck hitam?Menurut Isaacson, ciri turtleneck hitam Jobs awalnya terinspirasi kunjungannya pada awal 1980-an ke pabrik Sony di Jepang tempat pendiri Apple itu menyadari semua karyawan mengenakan seragam.

Jobs mengaku menyukai konsep itu dan mengusulkan karyawan Apple juga memiliki seragam dan meminta perancang Jepang Issey Miyake merancang seragam karyawannya. Namun, Jobs ‘memiliki gagasan memiliki seragam untuk dirinya sendiri dengan alasan kenyamanan harian serta ciri gayanya sendiri,” kata Isaacson. Jobs yang berteman dengan Miyake pun memintanya membuatkannya ‘beberapa turtleneck hitam’ dan ciri khas Jobs pun lahir.

Jobs kecewa pada Presiden Barack ObamaDulunya, Jobs merupakan pendukung Obama.Namun ia ‘kecewa padanya’ yang memiliki masalah memimpin karena Obama enggan menyinggung orang atau membuat orang marah. “Anda hanya akan menjadi presiden untuk satu kali masa jabatan,” kata Jobs pada Obama.

Jobs berpendapat, administrasi presiden harus lebih ramah pada bisnis dan lebih agresif dalam membentuk sistem edukasi Negara.

Jobs menolak bedah untuk menyembuhkan kankernyaJobs awalnya menolak melakukan bedah untuk mengobati kanker pankreas yang ia derita. Selama berbulan-bulan, Jobs menolak mengobati kankernya dan hanya menggunakan terapi, termasuk diet tak biasa, obat herbal dan akupunktur.

“Alasan besarnya adalah, ia tak siap tubuhnya dibuka,” kata istri Jobs, Laurence Powell. Powell pun berupaya membujuk suaminya melakukan operasi. “Keberadaan tubuh untuk melayani roh,” katanya.

Jobs awalnya menentang aplikasiRibuan aplikasi yang tersedia di iTunes menjadi fitur penentu bagi Apple dan telah membuat pengembang menghasilkan miliaran dolar. Meski begitu, awalnya Jobs menentang keberadaan aplikasi.

Anggota dewan direksi Apple Art Levinson mengaku menghubungi Jobs enam kali untuk melobi mengenai aplikasi potensial. “Saat itu Jobs merasa timnya tak memiliki cukup kemampuan untuk mencari tahu kerumitan yang membayangi kebijakan pengembang aplikasi pihak ketiga,” kata Isaacson.

Jobs ‘depresi’ pada reaksi hangat-hangat kuku pada iPadiPad memang merupakan produk Apple yang sukses. Namun reaksi awal yang muncul hanya sebatas hangat-hangat kuku. Banyak orang mencaci namanya namun siapa sangka produk baru ini menjadi sangat populer. “Saya merasa tertekan karenanya,” katanya.

Pertanyaan wawancara Jobs yang anehJobs menikmati saat-saat ia menanyai para calon karyawannya yang ‘gelisah dan konvensional’ guna menguji kemampuannya berpikir sendiri dan mengukur apakah kepribadiannya sesuai dengan Apple. Jobs sering ‘menyiksa’ para calon karyawannya dengan pertanyaan tak biasa. “Umur berapa saat Anda kehilangan keperjakaanmu?,” tanyanya. “Apa Anda perjaka?,” lanjutnya.

Google perampok besarJobs menggambarkan Android sebagai ‘kejahatan besar’ di mana Google mencuri dari iPhone. “Google merampok kami. Saya akan habiskan nafas terakhir saya dan tiap sen kekayaan Apple senilai US$40 miliar (Rp354,1 triliun) untuk membenarkan kesalahan ini. Saya akan hancurkan Android karena itu produk curian,” kata Jobs.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More