Tampilkan postingan dengan label Isu Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Isu Wanita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2018

Tips Berpuasa untuk Ibu Hamil

Ngerumpi-Ah! Ramadan tiba. Umat Muslim di dunia menjalankan ibadah puasa. Hal ini juga baik untuk para Ibu yang sedang hamil atau mengandung.

Mengutip dari akun instagram @ibupedia_id, Kamis, (17/05/2018), selama kondisi kesehatan Ibu dan janin baik dan sehat, tidak mengalami komplikasi apapun, biasanya, dokter kandungan memperbolehkan para Ibu hamil berpuasa. Meski begitu, para Ibu hamil juga diberikan kelonggaran untuk tidak berpuasa sesuai dengan hukum Islam yang ada.

Namun jika ingin tetap menjalankan ibadah puasa, Ada baiknya simak beberapa tips berikut ini:

1. Konsultasikan pada bidan atau dokter kandungan kalau Ibu benar - benar mau berpuasa.

2. Periksa kesehatan adakah kemungkinan komplikasi kehamilan yang terjadi saat Ibu berpuasa. Biasanya bumil dengna diabetes tidak dianjurkan berpuasa.

3. Kalau sebelum puasa terbiasa minum kafein seperti cokelat, teh, kopi, soda, dan lainnya, kurangi jumlahnya sebelum mulai puasa, agar tidak sakit kepala

Senin, 10 Agustus 2015

Kota-kota Besar di Dunia dengan Tingkat Perceraian Tinggi

Ngerumpi-Ah! - Ada yang mengatakan bahwa pernikahan yang langgeng dan penuh sayang hingga maut memisahkan di masa kini adalah tak ayalnya sebuah dongeng.
Melihat tingginya tingkat perceraian dewasa ini, membuat  kisah percintaan kehilangan pendarnya. Tak sedikit orang yang mulai kehilangan rasa percaya pada institusi pernikahan.

Hopes & Fears mengadakan sebuah studi yang mempelajari seberapa umum perceraian dan rata-rata usia pernikahan di beberapa kota besar di seluruh dunia. Berikut adalah uraiannya.

1. Roma, Italia
Rata-rata usia pernikahan di kota ini antara 15 hingga 18 tahun. Berdasarkan laporan Istat, tingkat perceraian di Roma meningkat hingga pada posisi 30,7 persen sejak tahun 2010. Setiap 1.000 pernikahan memiliki ekivalen 370 perpisahan dan 182 perceraian pada tahun 2010. Namun, menurut laporan The Economist, usia pernikahan di Roma cukup baik, di mana 15 sampai 18 tahun tersebut termasuk masa perpisahan hingga tanggal disahkannya perceraian.

2. Paris, Perancis
 
Kota Paris dikenal sebagai kota romantis yang penuh dengan nuansa cinta yang bersemi. Namun, berdasarkan data yang dirilis Eurostat, usia pernikahan di ibukota Perancis ini rata-rata hanya bertahan selama 13 tahun. Sementara itu, tingkat perceraian di kota tersebut cukup tinggi, yakni mencapai 55 persen.

3. New York, Amerika Serikat 
Menurut data yang dirilis oleh Departemen Kesehatan Amerika Serikat, rata-rata nasional usia pernikahan di kota berjuluk Big Apple ini mencapai 12,2 tahun. Adapun rata-rata usia pernikahan di beberapa negara bagian lain di Amerika Serikat mencapai 10 hingga 14 tahun. 

4. Tokyo, Jepang
Berdasarkan data sensus nasional Jepang, rata-rata usia pernikahan di Jepang kini tidak lebih dari 11 tahun. Sementara itu, tingkat perceraian mencapai 36 persen. Tidak hanya itu, di Negara Sakura ini perceraian pun memiliki upacara khusus yang telah lazim diterapkan para pasangan yang pisah jalan. Tujuannya untuk menandai perpisahan pasangan. 

5. Sydney, Australia 
The Australian Institute of Family Studies menemukan bahwa sejak tahun 2011 usia pernikahan semakin singkat. Adapun rata-rata usia pernikahan mencapai 8,7 tahun. Lalu, studi ini juga menemukan bahwa banyak juga pasangan yang cenderung memutuskan untuk tetap bersama demi anak-anak mereka. Sementara itu, tingkat perceraian nasional mencapai 43 persen. Pasangan biasanya akan bercerai setelah usia pernikah mencapai 20 tahun atau lebih, hingga anak-anak mereka beranjak dewasa. 

6. London, Inggris 
Hope & Fears menyatakan bahwa rata-rata pernikahan di London biasanya akan berujung pada perceraian setelah mencapai usia pernikahan 4 hingga 8 tahun. Tingkat perceraian mencapai 42 persen. Padahal, rata-rata nasional usia pernikahan di Inggris mencapai kira-kira 11 tahun. 

7. Doha, Qatar 
Saat ini tingkat perceraian di ibukota Doha mencapai 38 persen, sementara usia pernikahan hanya bertahan selama 5,5 tahun. Laporan tahun 2011 menyatakan bahwa 60 persen pasangan di kota tersebut bercerai dalam usia pernikahan 5 tahun. Beberapa pasangan bahkan mengaku sama sekali tidak menikmati kehidupan pernikahan mereka.

Rabu, 08 April 2015

Wanita yang Gemar Olahraga Lebih ‘Bahagia’ di Ranjang

Ngerumpi-Ah!- Bagi Anda kaum hawa yang memang suka bergerak dan gemar berolahraga, pertahankan hal itu.

Pasalnya, menurut sebuah penelitian, perempuan yang kerap berolahraga akan lebih mudah terangsang, lebih aktif saat bercinta, dan mengalami orgasme lebih cepat.

“Aktif secara fisik ternyata juga memiliki khasiat afrodisiak bagi perempuan,” kata Tina M Penhollow, profesor dari Florida Atlantic University.

Bila diamati, saat melakukan satu sesi olahraga, tubuh perempuan memproduksi hormon lebih banyak yang turut memicu gairah seksualnya.

Seperti yang dikutip dari metrotvnews.com, Menurut penelitian lain yang digelar University of Texas at Austin, 169 persen pelajar perempuan yang gemar bersepeda lebih mudah terangsang saat melihat film porno 20 menit lebih awal ketimbang mereka yang tidak.

“Lalu, olahraga juga akan membantu meredakan stres yang sekaligus memompa zat besi di dalam tubuh sehingga memicu gairah seks yang lebih besar,” kata Kim Chronister, penulis The Psychology Behind Fitness Motivation.

Selasa, 07 April 2015

Manfaat Bercinta Secara Aktif Pada Saat Hamil

Ngerumpi-Ah! Berhubungan seks saat hamil aman dan tetap disarankan oleh para dokter. Asalkan kehamilan sehat dan kuat, bercinta saat hamil justru memberikan banyak manfaat, baik bagi istri maupun suami.

Dokter spesialis kebidanan UF Bagazi, SpOG dari Brawijaya Woman & Children Hospital mengatakan, berhubungan seks saat hamil bisa dilakukan sejak trimester pertama hingga ketiga, tergantung kenyamanan dari pasangan.

"Kenyamanan berhubungan seks bervariasi tergantung individu. Umumnya wanita mengalami penurunan minat berhubungan di trimester awal sehingga mungkin mereka tidak merasa nyaman. Sebagian wanita mungkin tidak merasakannya, namun merasa tidak nyaman di trimester akhir karena perutnya yang sudah besar," tutur Bagazi.

Kendati demikian, banyak keuntungan yang didapat dari kegiatan bercinta saat hamil. Berikut Bagazi menuturkannya beberapa di antaranya.

1. Meningkatkan keintiman
Bukan hanya memenuhi kebutuhan biologis, berhubungan seks akan meningkatkan keintiman pasangan. Saat hamil wanita cenderung mencurahkan perhatiannya pada kehamilannya sehingga mungkin membuat kemesraan sedikit berkurang.

2. Meningkatkan sirkulasi darah
Berhubungan seks memicu produksi adrenalin dan meningkatkan denyut jantung, sehingga sirkulasi darah menjadi meningkat. Sirkulasi darah yang meningkat dapat memperbaiki suplai oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin.

3. Analgesik
Kegiatan bercinta dengan pasangan akan meningkatkan produksi hormon bahagia yaitu erdorfin. Hormon ini dapat mengurangi rasa nyeri sehingga berfungsi sebagai analgesik.

4. Kulit halus
Bercinta saat hamil dapat membuat kulit menjadi lebih halus. Alasannya, bercinta membantu meningkatkan hormon estrogen yang menghaluskan kulit.

5. Membakar lemak
Kegiatan bercinta sudah diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak, begitu pula yang dilakukan saat kehamilan. Maka kegiatan bercinta mungkin dapat membantu menjaga berat badan tidak naik berlebihan di saat hamil.

Rabu, 24 Agustus 2011

Gerlinde Kaltenbrunner : Perempuan Penakluk 14 Puncak Himalaya

Ngerumpi-Ah! - Seorang perempuan Austria berhasil menaklukkan puncak gunung Himalaya. Dia kini perempuan pertama yang berhasil menaklukkan semua 14 puncak pegunungan setinggi 8611 meter tersebut tanpa tabung oksigen.

Menurut stasiun berita CNN, wanita berusia 40 tahun bernama Gerlinde Kaltenbrunner ini berhasil mecetak rekor mebanggakan tersebut usai menaklukkan K2, salah satu puncak Himalaya pada 23 Agustus 2011 sekitar pukul 18 waktu setempat. Sang suami, Ralf Dujmovits, tampak sangat bersemangat terhadap prestasi Kaltenbrunner, seperti terlihat dari komentar yang ditulisnya dalam situs sang istri.

"Istriku sangat gembira dan tidak percaya betapa beruntungnya mereka bisa mencapai puncak bersama dalam cuaca yang fantastis, walau medan pendakian memang sulit," tulis Dujmovits. Saat memecahkan rekor, Kaltenbrunner memang tidak sendirian karena melakukannya bersama tiga pendaki lain.

Mendaki memang bukan hal asing buat Kaltenbrunner, karena ia adalah perawat terlatih yang memiliki hobi mendaki sedari muda, seperti dilansir dari stasiun berita Sky News. Sebelumnya, ia sudah enam kali berusaha menaklukkan gunung tertinggi kedua di dunia itu namun gagal.

Secara teknis, ia adalah wanita ketiga yang berhasil menaklukkan puncak Himalaya setelah Oh Euh Sun dari Korea Selatan dan Edurne Pasaban dari Spanyol yang berhasil pada tahun lalu. Hanya saja, Euh Sun dan Pasaban dibantu oleh tabung oksigen, sementara Kaltenbrunner tidak.

Usaha pemecahan rekor ini memang agak sedikit dibayangi tragedi yang terjadi pada  Agustus 2010. Saat itu, rekannya sesama pendaki, Fredrik Eriksson dari Swedia, tewas tegrelincir saat berusaha menaklukkan K2.

Dikenalkan Pendeta

Menurut penjelasan di laman resminya, Kaltenbrunner sudah tertarik untuk mendaki sejak usianya masih belia. Adalah Erich Tischler, seorang pendeta yang memimpin kegiatan pemuda di kota asalnya di Phyrnlah yang mengenalkan Kaltenbrunner muda pada pegunungan.

Ia sering diajak sang pendeta untuk ikut mendaki gunung di sekitar kampung halamannya. Pada usia 13, Kaltenbrunner akhirnya melakukan pendakian pertamanya di pegunungan bermedan mudah, Sturzhahn, yang semakin mempertebal kecintaannya mendaki. Kegemaran wanita kelahiran 13 Desember 1970 ini tak surut walau ia mengikuti pelatihan perawat di Oberösterreich dan Vienna.

Mimpi terbesar Kaltenbrunner untuk mendaki puncak setinggi 8000 meter tercapai saat usianya 23, dengan menaklukkan puncak Broad Peak di Pakistan yang memiliki tinggi 8027 meter. Selama tahun-tahun berikutnya, ia mengumpukan uang yang diperolehnya dari bekerja sebagai perawat untuk merintis ekspedisi ke Himalaya.

Tahun 2003, Kaltenbrunner akhirnya memutuskan untuk menjadi pendaki profesional. Sekarang, istri dari Ralf Dujmovits telah mendaki tiga belas puncak utama bertinggi 8000 meter dan dua puncak lain yang lebih tinggi dari 8000 meter.

Ketertarikannya tak hanya terbatas pada mendaki pegunungan tinggi di daerah Himalaya saja. Bertemu orang-orang baru, serta bersentuhan dengan budaya asing dan agama menjadi sesuatu yang juga menarik dan menyentuh hati wanita yang kini tinggal bersama sang suami di Schwarzwald, Austria.

sumber:vivanews.com

Rabu, 10 Agustus 2011

Tanda-tandanya Kalau Kamu dan Dia Saling Cinta


Ngerumpi-Ah! - Ingin pasangan yang bisa mendampingi Anda hingga akhir hidup nanti? Cinta pasti menjadi kriteria utama. Namun, seringkali ungkapan cinta tidak lagi sering terdengar seiring dengan perjalanan waktu. Anda mungkin jadi bertanya-tanya, sebenarnya pasangan masih sayang atau tidak ya, pada Anda?

Sebenarnya, cinta tidak perlu diungkapkan lewat kata-kata. Dari tindakan Anda dan dia sehari-hari saja, sebenarnya sudah dapat diketahui sesolid apa cinta Anda dan dia. Ini dia beberapa tanda-tandanya:

1. Leluconnya selalu membuat Anda tertawa
Bahkan ketika Anda mendengarnya untuk keseribu kalinya, lelucon itu tetap lucu. Canda tawa dapat menurunkan level hormon stres, sehingga dapat meredam rasa jengkel kita. Sementara, stres juga dapat menciptakan masalah dalam hubungan dengan pasangan. Itu sebabnya, semakin sering Anda tertawa bersama pasangan, hubungan Anda berdua akan menjadi semakin mesra.

2. Anda rela mengubah kebiasaan yang sulit ditinggalkan
Anda mungkin sering melihat orang yang tiba-tiba berhenti merokok setelah menikah, karena permintaan pasangannya. Menurut penelitian, suatu hubungan, apalagi pernikahan, dapat membuat dua orang menyatukan pandangan, nilai-nilai hidup, hingga kebiasaan  makan dan gaya hidup mereka. Pasangan yang salah satunya memiliki kebiasaan merokok berisiko 75-91 persen untuk mengalami masalah dalam hubungan dibandingkan pasangan yang dua-duanya perokok. Yang lebih baik: Salah satu berhenti merokok, agar bisa hidup lebih sehat dan bahagia.

3. Bersama dia hidup Anda jadi lebih seimbang
Bila dulunya Anda termasuk gila bekerja, dengan adanya si dia Anda jadi lebih banyak meluangkan waktu untuk hal-hal yang sifatnya personal. Apalagi begitu berkeluarga dan punya anak, Anda jadi ingin lebih sering menghabiskan hari libur bersama mereka. Namun, menurut Hemmings, ada beberapa profesi yang memang menuntut pengabdian, sehingga dapat menimbulkan masalah sendiri bagi hubungan Anda dan pasangan, antara lain dokter. "Alih-alih berganti profesi, sebaiknya tingkatkan komunikasi dengan pasangan, sehingga terjalin saling pengertian antara Anda berdua," sarannya.

4. Anda dan dia saling melengkapi ucapan
Berapa kali Anda memulai suatu kalimat dan dia menyelesaikannya, atau sebaliknya? Atau kejadian ketika Anda dan dia mengucapkan kalimat yang sama? Para psikolog menganggap hal ini sebagai salah satu tanda Anda dan pasangan memiliki banyak persamaan. Menurut psikolog, pasangan yang serasi memang kerap menggunakan kalimat-kalimat yang sama atau menyerasikan cara bicara mereka tanpa menyadarinya . 

5. Saling berbagi kisah masa lalu dan menertawakannya
Terkadang, Anda ingin pasangan hanya tahu seperti apa Anda sekarang, bukan di masa sekolah atau mungkin malah masa kecil. Itu sebabnya, Anda mungkin sering tidak menceritakan masa lalu atau memperlihatkan foto Anda semasa sekolah dulu. Tapi, ada juga pasangan yang tanpa malu-malu saling memperlihatkan foto "culun" mereka, lalu menertawakannya tanpa maksud membuat yang lain tersinggung. Ini menandakan mereka saling menerima apa adanya dan tidak merasa risih bila pasangan menemukan keburukannya di masa lalu.

sumber : http://female.kompas.com/read/2011/08/08/09085358/5-tanda-anda-dan-dia-saling-cinta

Senin, 04 Juli 2011

Kenapa Perempuan Ingin Perbesar Payudara?

Ngerumpi-Ah!-Selain mempercantik wajah melalui operasi plastik, 'vermak' payudara juga merupakan prosedur kecantikan yang banyak dilakukan perempuan. Mengapa demikian ?

Bukan hanya sekadar untuk menimbulkan rasa percaya diri, citra diri, kesan seksi serta meningkatkan fungsi seksual. juga sering terlintas dalam pikiran kaum hawa keinginan memperbesar payudara.

Sebaliknya, tidak sedikit wanita memiliki payudara kecil menderita depresi, merasa rendah diri, memiliki citra tubuh negatif dan merasa mengalami hambatan seksual.Banyak cara yang dilakukan untuk membuat bentuk payudara terlihat lebih seksi. Prosedur yang paling sering dijalani adalah teknik implan dengan silikon.

Implan silikon adalah prosedur sederhana dan mudah. Hanya dalam waktu 90 menit, perubahannya bisa terlihat. Operasi ini hanya berlangsung satu hari, dan pasien bisa pulang setelah 4-6 jam operasi.

Setelah operasi, pasien disarankan memakai bra bedah atau bra pendukung selama sekitar tiga minggu. Olahraga berat atau mengangkat beban berat harus dihindari selama beberapa minggu.

Mereka yang melakukan implan dapat langsung melanjutkan kerja normal dalam beberapa hari. Kualitas implan yang digunakan saat ini pun bisa bertahan selama seumur hidup.

Sedangkan, ukuran dan jenis implan payudara disarankan disesuaikan dengan tujuan dari pembesaran payudara, entah itu untuk membingkai tubuh, menambah massa atau hanya untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Sementara itu, seperti dikutip dari Times of India, prosedur lain yang banyak dipilih adalah sedot lemak dari bagian lain tubuh. Di sini, kelebihan lemak dihapus lalu disuntikkan di payudara sehingga meningkatkan ukuran secara alami.
"Kelebihan teknik pembesaran payudara ini akan bisa membuat ukuran lebih baik dari definitif," kata Dr Lakshyajit D. Dhami.

Yang terpenting, lakukan konsultasi dengan dokter bedah sebelum menjalani operasi. Dan perlu diingat, jangan sembarangan memilih tempat bedah kosmetik sembarangan.

Lakukan di rumah sakit ternama, dan memiliki dokter bedah berkualitas, agar Anda dapat menjalani prosedur yang aman dan tidak bahayakan kesehatan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More