Senin, 08 Agustus 2011

Bentuk Bibir Mempengaruhi Kemampuan Orgasme?

Ngerumpi-Ah! - Stuart Brody, profesor psikologi dari University of the West of Scotland, adalah salah satu peneliti yang kerap melakukan studi mengetahui perilaku seksual. Ia antara lain pernah menulis studi mengenai kemampuan orgasme perempuan berdasarkan sensitivitas jarinya, perilaku seksual pasangan, dan yang paling terkenal adalah studinya pada tahun 2008, yaitu dari cara berjalannya.
Kini, Brody mengeluarkan hasil penelitiannya yang terbaru berjudul Vaginal Orgasm is More Prevalent among Women with a Prominent Tubercle of the Upper Lip, yang diterbitkan di Journal of Sexual Medicine. Ia mengemukakan bahwa kemampuan seorang perempuan untuk orgasme bisa diketahui hanya dari lekukan di bagian tengah bibir atas (biasa disebut tubercle). Lekukan ini tidak hanya ditemukan pada bibir yang penuh, tetapi juga pada bibir yang lebih tipis. Hanya saja, memang tak semua perempuan memiliki lekukan yang tegas.
Penemuan ini didapatnya setelah melakukan survei online terhadap 258 perempuan Skotlandia dengan usia rata-rata 27 tahun. Makin menonjol atau makin tegas lekukan tersebut, perempuan cenderung lebih mudah mencapai orgasme vaginal. Oleh karena itu, Brody meyakini bahwa memang ada kaitan antara bentuk bibir dan respons seksualnya.

Hasil penelitian Brody menimbulkan kontroversi di kalangan para peneliti lain. Misalnya, mengapa bentuk bibir tersebut hanya memengaruhi orgasme vaginal (yang dicapai melalui intercourse), dan bukannya orgasme klitoral? Sementara itu, tak semua peneliti percaya ada perbedaan antara kedua jenis orgasme tersebut.
Mungkinkah perempuan dengan lekukan bibir atas yang menonjol memang terlihat lebih seksi sehingga lebih berpeluang memiliki pengalaman seksual yang lebih hebat, dan berakhir dengan orgasme? Coba bayangkan bila Anda memiliki bibir seperti milik Angelina Jolie, pasti pasangan akan terpacu untuk menciptakan kehidupan seksual yang memuaskan untuk Anda.
"Saya tidak tahu mengenai riset yang mengaitkan daya tarik perempuan dengan kecenderungannya mengalami orgasme vaginal. Itu bisa saja menjadi bahan studi kami berikutnya," kilah Brody.
Ia menegaskan, bentuk bibir kemungkinan ditentukan oleh kekuatan yang mengatur proses neurologis. Studi anatomi menunjukkan, dalam usia 17 minggu janin sudah mulai membentuk lekukan bibirnya. Ada bukti bahwa proses saraf yang menentukan fitur wajah pada janin bisa saja berhubungan dengan analisis perilaku dalam konteks lain. Dalam hal ini, memang benar bahwa kejadian pada masa prenatal mampu membentuk kehidupan seksual kita kelak. Maka dari itu, mungkin bukan bentuk bibir itu yang memengaruhi orgasme, melainkan proses di balik pembentukan lekukan bibir tersebut.

Ashanty Siap Jadi Istri Anang


Ngerumpi-Ah! - Kabar pernikahan selalu mewarnai hubungan asmara Anang dan Ashanty. Sejoli ini tak menutupi keinginan mereka untuk melanjutkan kisah cinta mereka ke jenjang pernikahan. Ashanty mengaku dirinya telah mempersiapkan diri untuk menjadi pendamping hidup Anang.

"Insya Allah siap jadi istri. Kita lihat saja nanti ke depannya," kata Ashanty saat ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.Sebagai bukti keduanya saling serius dan mengenal satu sama lain, pasangan ini sudah saling hapal makanan favorit masing-masing. Ashanty sangat tahu apa makanan yang disukai Anang dan yang tidak disukai kekasihnya itu."Mas Anang itu suka masakan Indonesia. Kalau aku ajak makan masakan Jepang, terus dia komentar 'haduh nggak, perutku nggak kena'. Dia juga suka makanan yang pedas-pedas," ujarnya.Pasangan ini sempat dikabarkan telah bertunangan. Kabar itu semakin santer terdengar ketika Ashanty mengajak Anang bertemu keluarganya. Dan tak lama kemudian, Anang membawa Ashanty ke kampung halamannya di Jember, Jawa Timur. Di sana, Ashanty bertemu dengan keluarga besar Anang. Tetapi, Ashanty membantah jika dirinya telah dilamar mantan suami Krisdayanti tersebut. "Rencana itu (menikah) setiap hari juga dipikirkan.  Cuma, Kalau mau menikah itukan ada prosesnya. Sekarang, jalani saja dulu," ungkapnya.

Minggu, 07 Agustus 2011

Lima Posisi Bercinta yang Bikin Puas Secara Maksimal

Ngerumpi-Ah! - Sejumlah orang menyimpan rasa tidak puas dalam hubungan seksual, namun justru berpura-pura mencapai orgasme demi memuaskan pasangan. Sebuah riset membuktikan, sebagian besar wanita pernah mengalami situasi seperti ini.

Sesi intim, harus menjadi waktu yang menyenangkan bagi pasangan. Posisi tubuh saat hubungan seks menjadi hal yang menentukan.

Berikut beberapa posisi bercinta yang dapat memastikan Anda sampai ke puncak kenikmatan bersamanya, seperti dilansir Shine.

Woman on topDr Jagdish Shah, seorang seksolog mengungkap perasaan mendominasi yang dirasakan wanita merupakan afrodisiak yang membuat gairah wanita bangkit.

Dia menyarankan, bila tak ingin terlalu mengekspos tubuh, di tempat tidur, mulailah posisi ini di sofa dan berada di pangkuannya.

"Posisi ini memberikan rangsangan pada klitoris wanita dengan maksimal," kata Dr Shah.

Misionaris
Menikmati posisi misionaris tidak membuat Anda menjadi seorang yang kuno. Dr Rinky Jethani, seksolog, menjelaskan banyak wanita senang didominasi pasangan dalam sebuah hubungan seks.

"Posisi ini dapat dieksplorasi lebih dari satu cara. Ungkapkan kata-kata erotis di telinga pasangan untuk membuatnya lebih membara," katanya.

Posisi berdiriPada posisi ini, wanita berada pada tempat yang sedikit lebih tinggi sehingga memudahkan penetrasi. Berbagai variasi dapat dilakukan antaralain pasangan pria dapat menggendong wanita saat penetrasi. Menurut Jethani, posisi ini membuat kesempatan foreplay lebih baik.

"Cobalah di dapur dan cari gaya inovatif. Beberapa camilan dapat Anda gunakan untuk foreplay," ujar seksolog dan penulis Nisha Maediratta.

Dari belakang
Posisi ini memungkinkan pasangan mengeksplorasi bagian punggung, zona yang sangat sensitif seksual. Plus sensasi dadanya pada punggung.

"Anda tidak dapat melihat dia saat berdiri di belakang Anda. Jadi, tangannya bisa saja datang entah dari mana. Ini akan meningkatkan getaran," katanya.

Doggie styleIni adalah variasi dari posisi terakhir. Posisi merangkak dapat memberi rangsangan maksimal pada pasangan wanita. "Posisi ini merangsang klitoris dan mempercepat mencapai orgasme," kata Dr Jethani.

Namun hati-hati. Lebih baik melakukan posisi ini ditempat tidur atau ada risiko cedera bila di lakukan di lantai.

Lebih dari semua posisi diatas, ahli menyarankan, Anda dan pasangan harus mengkomunikasikan keinginan dan mengeksplorasi posisi yang nyaman untuk berdua. Jadilah seorang kekasih yang liar.
Selamat menikmati puncak kenikmatan!

Pacar Baru Emma Watson

Ngerumpi-Ah! - Aktris cantik Emma Watson tampaknya ingin melepas imej sebagai seorang gadis cerdas dan sopan yang didapatnya dari serial film Harry Potter.  Selama syuting film 'The Perks Of Being A Wallflower', aktris 21 tahun terlibat cinta lokasi dengan lawan mainnya, Johnny Simmons. Hubungan keduanya berlanjut hingga syuting di Pittsburg usai. Dan, keduanya kini tak lagi malu memperlihatkan kemesraan. Emma tertangkap kamera tengah mencium Simmons di luar sebuah restoran di Santa Monica.

Namun apakah pilihan dara ini tepat? Johnny memiliki masa lalu yang kelam dan sempat berurusan dengan pihak kepolisian. Pria kelahiran Alabama ini sempat ditangkap pihak kepolisian pada usia 19 tahun karena mengemudi dengan kecepatan tinggi. Dua hari kemudian, ia ditangkap dengan tuduhan kepemilikan alkohol di bawah umur.

Bahkan dalam karirnya, pria berusia 24 tahun sempat memainkan peran sebagai pecandu narkoba pada film 'The Greates'. Selain itu, ia pun terlibat adegan seks dengan lawan mainnya, Amanda Seyfried, di film 'Jennifer’s Body'.

Kendati begitu, Emma tak peduli. "Dia terlihat benar-benar tergila-gila. Mereka berciuman dan berpelukan," ujar salah seorang sumber seperti dikutip Daily Mail.

Bahkan, pasangan ini menghabiskan malam di sebuah rumah mewah di Santa Maria, di mana Emma dan teman-temannya tinggal.

"Emma mencintai keramahan Johnny. Dia sangat menawan dan manis," ujar seorang teman.

Kedekatan Emma dan Johnny tercium  media saat terlihat di taman pada Juni silam. Ketika itu, kedua bintang ini menyangkal ada hubungan spesial di antara mereka. Bahkan, artis cantik tersebut mengungkapkan bahwa pria merasa terintimidasi oleh ketenarannya.

Sebelumnya, Emma berkencan dengan profesional keuangan, Jay Barrymore. Namun setelah dua tahun, hubungan mereka kandas pada Maret 2010.

Selasa, 26 Juli 2011

Vicky Shu Pengen Punya Pacar Galak

Ngerumpi-Ah! - Takut tidak dapat membagi waktu antara kehidupan pribadi dengan karier, Vicky Shu belum mau mencari pacar.

"Sekarang fokus ke karier dulu. Kalau punya pacar kasihan, nanti enggak ketemu-ketemu aku," ucap Vicky saat ditemui okezone di acara Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (26/7).

Untuk kriteria kekasih, Vicky mengaku menyukai pria yang galak supaya bisa mengatur hidupnya yang mandiri dan susah diatur. "Aku maunya yang galak biar kalau aku susah diatur dia yang mengatur aku," ungkapnya.

Untuk fisik, Vicky mengaku tidak suka pria yang berbadan besar dan terlalu macho karena malah dapat membuatnya ketakutan.

"Aku enggak suka cowok macho dan badan gede-gede, malah buat aku takut. Aku suka cowok yang badannya standar aja," akunya.

sumber : http://celebrity.okezone.com/read/2011/07/26/33/484428/vicky-shu-idamkan-pacar-galak

Justin Bieber Kasih Kejutan Gomez di Atas Panggung

Ngerumpi-Ah! - Masih belum puas membuat kejutan untuk Selena Gomez, Justin Bieber kembali mengejutkan kekasihnya tersebut. Bieber secara tiba-tiba naik ke atas panggung saat Gomez sedang menggelar konsernya.

Peristiwa ini terjadi saat Gomez sedang menggelar tur musiknya di The Pacific Amphitheater di Costa Mesa, California, Minggu, 24 Juli 2011. Secara mendadak Bieber muncul di atas panggung dan langsung memeluk kekasihnya itu di hadapan penonton.

Tentu saja, aksi pelantun 'Baby' itu langsung mendapat respons dari para penonton yang takjub dengan kejutan tersebut.

Seperti dikutip dari Hollywoodlife, Bieber kemudian menyanyikan lagu 'Favorite Girl' dan juga lagu milik Justin Timberlake 'Cry Me A River'. Selama Bieber berada di atas panggung, Gomez menari di sisi Bieber. Gomez terlihat sangat terharu dengan kejutan itu.

Setelah acara selesai, Bieber mengucapkan selamat kepada Gomez karena konsernya berjalan sukses. "@selenagomez u did great tonight. proud of u," tulis Bieber di Twitter.

Sebelumnya, Bieber juga merayakan ulang tahun Gomez pada Sabtu lalu. Ia mengajak kekasihnya tersebut ke restoran Jepang.

Lalu, ia memesan es krim rasa teh hijau dan terdapat tiga buah lilin. Ia meminta Gomez meniup lilin itu dan membuat permohonan. Kemudian Bieber langsung membungkuk dan mencium bibir Gomez.

sumber: http://showbiz.vivanews.com/news/read/235919-justin-bieber-kejutkan-gomez-di-atas-panggung

Fakta Seputar Masturbasi

Ngerumpi-Ah! - Untuk urusan masturbasi, tentunya Anda tak membutuhkan pendapat pakar mengenai nikmatnya praktik yang satu ini. Jika masih dalam batas kewajaran, masturbasi bisa bermanfaat sebagai obat insomnia dan stres yang ampuh dan natural.
Tapi, benarkah masturbasi sepenuhnya aman dan normal? Apakah masturbasi bisa memicu disfungsi seksual?

Anda berhak tahu mengenai fakta masturbasi yang banyak dibicarakan ahli. Berikut paparannya yang diungkapkan melalui situs askmen.com

1. Tak Ada Istilah ‘Abnormal’
Sebagian pria beranggapan bahwa masturbasi adalah satu hal yang abnormal. Namun para ahli masih kesulitan menentukan batasan normal dan abnormal jika dikaitkan dengan proses masturbasi, variasi, teknik dan frekuensi.

Martha Cornog penulis The Big Book of Masturbation menyatakan bahwa setiap pria memiliki cara tersendiri untuk bermasturbasi, entah menggunakan tangan, atau dengan seks sekalipun.

2. Tidak Sepenuhnya Aman
Meski masturbasi minim risiko penularan penyakit seksual jika dibandingkan dengan aktivitas seksual bersama pasangan, tapi masturbasi tidak sepenuhnya aman. Ada beberapa risiko yang mungkin disebabkan masturbasi:
* Aktivitas masturbasi dengan frekuensi tinggi bisa menyebabkan iritasi kulit pada Mr Dick.
* Masturbasi yang dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak berhati-hati bisa menyebabkan penile fracture (terjadi jika ereksi Mr Dick terbentur dengan benda keras)
* Gesekan dengan benda-benda keras berisiko menyebabkan trauma pada uretra.

3. Memperbaiki Kehidupan Seksual atau Justru Menghancurkannya?
Untuk alasan tertentu masturbasi membawa dampak positif bagi kehidupan seksual bersama pasangan. Dengan bermasturbasi seorang pria dapat mempelajari dan mengeksplorasi G-Spot dan berlatih mengontrol kemampuan ejakulasi.
Bahkan masturbasi bisa menjadi solusi sementara, ketika hubungan seksual bersama pasangan tidak mungkin dilakukan karena sakit, proses kelahiran atau bahkan ketika pasangan sedang tidak menginginkan hubungan seksual.

Tetapi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan adalah hilangnya ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual bersama pasangan. Meskipun demikian, Anda tak perlu khawatir, para ahli menegaskan jika hubungan Anda bersama pasangan baik-baik saja maka masturbasi tidak akan mengganggu kehidupan seksual Anda.

4. Masturbasi dengan Cara Tertentu Memicu Disfungsi Seksual
Para ahli memberi peringatan bagi pria yang terbiasa melakukan masturbasi dengan frekuensi gesekan yang sangat cepat, dan tidak mungkin jika dilakukan bersama pasangan, karena hal itu dapat memicu permasalahan ejakulasi.
Pria dengan pola masturbasi seperti itu dapat mengalami kesulitan ejakulasi jika melakukan aktivitas bersama pasangan, karenanya cobalah untuk melakukan masturbasi sewajarnya.
Capailah orgasme dan ejakulasi dengan cara-cara yang memungkinkan bisa dilakukan dengan hubungan seksual bersama pasangan (stimulasi organ seksual, oral, maupun tangan pasangan).

5. Tidak Terbukti Meningkatkan Risiko Kanker Prostat.
Hubungan antara masturbasi dan kanker prostat memang belum jelas. Sebuah studi di Australia pada 2003 (BJU International) mengemukakan bahwa ejakulasi pada usia muda akan mengurangi risiko kanker prostat. Namun hasil studi yang dipublikasikan The Journal Of The American Medical Association pada 2004 menyatakan bahwa frekuensi ejakulasi (termasuk hubungan seksual maupun masturbasi) tidak ada hubungannya dengan risiko kanker prostat.
Tapi berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan BJU International pada Januari 2009 menyatakan bahwa frekuensi masturbasi pada pria muda (20–30 tahun) dapat meningkatkan risiko kanker prostat, namun sebaliknya bagi pria berumur 50 tahun ke atas.

Sementara hubungan seksual bersama pasangan, tidak akan menimbulkan efek pada risiko kanker. Teorinya bahwa pada pria berusia 50 tahun ke atas, masturbasi bermanfaat untuk membantu mengeluarkan cairan prostat yang kemungkinan besar mengandung sel kanker.

sumber: http://jekethek.blogspot.com/2009/12/inilah-5-fakta-masturbasi-yang-wajib.html

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More